English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Dariyanto, S.Kom. Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019

Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Minggu, 20 Desember 2009

Asset Pemdakot Bekasi 1,9 miliar Tak Jelas Keberadaanya


BEKASI--MI: Aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi, Jawa Barat, senilai Rp1,9 miliar tidak dapat ditelusuri atau tidak jelas keberadaannya.

Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Sutriyono di Bekasi, Kamis (17/12) mengatakan, besarya nilai aset itu didasarkan hasil audit dari BPK dalam memantau nilai aset dan pemanfaatannya oleh eksekutif.

"Adanya temuan aset yang tidak jelas keberadaanya itu mengakibatkan hasil audit dari BPK untuk Pemkot Bekasi mendapat predikat wajar dengan pengecualian. Pengecualian itu terkait dengan aset yang belum terlacak," ujarnya.

Total aset Pemkot Bekasi mencapai Rp3,1 triliun. Ia menambahkan, aset yang tidak jelas keberadaanya itu ada di 14 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baik berupa aset bergerak maupun aset tetap. Selain aset sebesar Rp1,9 miliar, aset lain senilai Rp4 miliar oleh BPK dinilai tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.

Menurut anggota dewan dari PKS itu, ketidakjelasan serta aset yang tidak menggambarkan kondisi sebenarnya itu akan jadi tugas eksekutif untuk dibenarkan lagi hingga dalam audit BPK mendatang, persoalannya sudah bisa selesai.

Seorang pemerhati masalah perkotaan di Bekasi, Priyatna mengatakan, ada kecenderungan aset pemerintah daerah berupa tanah dan bangunan di Kota Bekasi telah dialihfungsikan tanpa izin hingga luasnya terus menyusut. Ia minta aparat terkait melakukan penertiban di lahan milik negara yang telah diserobot itu dan mengembalikannya ke fungsi semula. Untuk lahan yang sudah dijadikan bangunan agar dibongkar.

"Saya mendukung ada sanksi terhadap pengambil aset pemerintah kota. Untuk memberi efek jera tidak cukup hanya dengan pembongkaran apalagi kalau pelakunya adalah orang berdasi," ujarnya.

Untuk aset berupa barang bergerak, menurut dia, bisa ditelusuri dari arsip pinjam pakai kendaraan serta melakukan investigasi terhadap aparat terkait penggunaan kendaraan tersebut.

Ia menyatakan, aset yang tidak jelas keberadaanya itu bila dilihat dari prosentase amat kecil namun perlu tetap diupayakan agar bisa ditemukan dan aset yang ada harus tetap dijaga hingga tidak terjadi pengambilalihan secara tidak benar. (Ant/OL-06)

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

GlestRadio-Bekasi

Iklan Display Bekasi

Google+ Followers

Iklan Baris Global

Distributor Madu & Propolis Murni