English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Dariyanto, S.Kom. Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019

Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Jumat, 12 Maret 2010

Tumai, SE: Pasar Proyek Butuh Penghapusan Aset

DPRD Kota Bekasi belum lama ini menggelar rapat Paripurna dan memutuskan untuk membentuk Panitia Khusus (Pansus), untuk membahas penghapusan pasar proyek, retribusi pengelolaan parkir, dan penyusunan tata ruang wilayah (RT RW) 2010.

Pansus ini diperlukan untuk pembahasan atas dua pokok yang saling berbeda. Untuk pansus II untuk membahas penghapusan asset dan revisi tata tertib. Dan untuk pansus III tentang RT RW 2010 dan pajak parkir.


Penghapusan asset Pasar Proyek diperlukan dengan tujuan revitalisasi salah satu pasar tradisional di Kota Bekasi. Bagaimana pandangan Tumai selaku Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi, terkait dengan pembentukan Pansus untuk pembahasan penghapusan asset dan revitalisasi tata tertib berikut petikan wawancaranya:

Bisa di jelaskan fungsi dan tugas pokok anggota DPRD Kota Bekasi?
Saya kira hampir sama dengan kepala daerah beserta jajarannya. Intinya bagaimana memberikan kepuasan pelayanan kepada masyarakat, meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pendidikan masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut perlu di dukung oleh sebuah aturan-aturan diantaranya peraturan daerah (Perda). Perda ini merupakan salah satu aturan hukum yang diperlukan dalam membuat sebuah kebijakan-kebijakan. Disinilah tugas anggota DPRD untuk melakukan pembahasan perubahan pada badan peraturan-peraturan daerah yang memang sudah tidak layak lagi.

Yang kedua, masalah peraturan daerah terkait persoalan yang ada di masyarakat, seperti perkembangan minimarket yang sudah cukup menghimpit atau bahkan sampai mengancam keberadaan para pengusaha atau pedagang tradisional.

Itu sesuai dengan perda berapa ?
Kalau perda baru akan dibuat, karena ini inisiatif yang lahirnya dari keluhan masyarakat, bagaimana kita harus melakukan perbaikan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat, kualitas peningkatan kesejahteraan, peningkatan kualitas pendidikan masyarakat, dan kesemuanya ini disamping kebijakan tetapi belum ada sumber payung hukum dalam bentuk peraturan daerah. Dan mudah-mudahan disemua sector ini yang telah ditetapkan oleh prolekda tahun 2010 yang saya kira ada kurang lebih 25 prolekda yang kesemuanya itu adalah sebuah payung hukum yang nanti akan di delegasikan menjadi sebuah kebijakan untuk kepentingan masyarakat.


Dari 25 prolekda ini salah satunya seperti apa pak?
Saya akan sebut satu-satu tapi akan saya kelompokkan, kelompok pertama adalah yang sifatnya untuk perbaikan disektor organisasi pemerintahan, ini tiap tahun kita bahas dan harus diperbaiki sistemnya, dan dibuatkan peraturan daerahnya.

Yang kedua, kelompok yang sifatnya untuk mengoreksi dari sektor yang mengatur sektor pendapatan asli daerah, seperti distribusi dan lain sebagainya. Ada distribusi yang berpotensi pada pendapatan asli daerah yang selama ini masih tertinggal. Jadi ini yang mesti kita benahi. Tetapi ada distribusi yang langsung bersentuhan dengan masyarakat kecil, dan ini yang harus kita evaluasi keberadaannya. Artinya beberapa perda tentang distribusi itu tidak kemudian semata-mata pemerintah daerah ini ingin menaikkan distribusi, tetapi ada sektor yang bisa dinaikkan, ada sektor yang harus kita ambil, ada distribusi sektor dari masyarakat kecil langsung dan itu mesti di kaji lagi.

Apakah ini bisa dihapus atau paling tidak jangan sampai dinaikkan. Kemudian satu sektor lagi adalah kelompok peraturan daerah yang mengatur tentang tadi yang sifatnya langsung pada persoalan masyarakat, seperti ada masa bakti LPM, RTRW, kemudian juga seperti perda pengaturan minimarket. Dan kesemuanya ini adalah kebutuhan masyarakat yang mudah-mudahan dengan kepekaan pemerintah daerah dan anggota DPRD ini bisa melihat kontrak apa sih yang menjadi kendala atau kesulitan masyarakat dari segala sektor yang mesti diperbaiki dan paling tidak target 2010 ini sudah ada sebuah perubahan, sudah ada progress yang positif yang cukup signifikan untuk kesemuanya.

Dalam paripurna kemarin, ada sebuah kata tentang penghapusan asset pasar, sedangkan untuk saat ini kondisi pasar tersebut masih sedikit semrawut, itu bisa dijelaskan ?
Ya betul kondisi pasar proyek saat ini agak semrawut, makanya diperlukan penghapusan asset, karena memang sesungguhnya proses rencana revitalisasi pasar tersebut sudah berjalan bahkan sudah diadakan lelang dan sudah ada pemenangnya, tetapi pemenang tender tersebut tidak dapat melakukan pembangunan pasar atau revitalisasi tersebut karena memang belum ada penghapusan asset, dan mekanismenya adalah setelah dilakukan pelelangan itu kemudian di bentuk tim untuk penghapusan asset.

Terkait dengan hal tersebut apa yang harus dilakukan DPRD Kota Bekasi?
Kita sudah membentuk pansus yang terdiri dari dua tim yaitu tim yang dibentuk oleh eksekutif yaitu tim yang dilakukan aprisil (penilaian asset), dan itu berapa yang pantas untuk kemudian masuk menjadi PAD dan kemudian berdasarkan dengan tata aturan perundang-undangan yang berlaku tentang penghapusan asset harus dengan persetujuan DPRD, dan mekanisme kerjanya harus membentuk pansus.

Itulah yang saya bilang tadi bahwa kesemuanya ini untuk kepentingan masyarakat. Tetapi ada pemahaman yang kurang paham dari beberapa rekan kita, lah kok bentuk penghapusan asset. Justru ini harus dibentuk penghapusan asset, kalau tidak dibentuk ya akan semrawut terus.

Siapa yang berani melakukan revitalisasi atau pembongkaran pasar itu, kalau pertama kali tidak dibentuk tim penghapusan asset, kalau mekanisme dewan itu dengan pansus (panitia khusus), kemudian di eksekutif itu tim aprisil (penilaian asset). Barulah nanti kita silangi oleh tim pansus yang akhirnya disetujui atau tidaknya, kalaupun nanti setuju. Nanti kalau sudah setuju, baru dibongkar dan rupiahnya masuk ke kas daerah dan berjalan. Itu cara mekanisme kerjanya seperti itu, yang harus dipahami oleh seluruh komponen masyarakat di Bekasi.
Sumber wawancara dan tulisan: @TAUFIK/BANDI/ELNA

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

GlestRadio-Bekasi

Iklan Display Bekasi

Google+ Followers

Iklan Baris Global

Distributor Madu & Propolis Murni