English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Dariyanto, S.Kom. Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019

Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Sabtu, 24 April 2010

MASIH BELUM ADA WISATA KULINER YANG PANTAS DIBANGGAKAN BUAT KOTA BEKASI

5 TAHUN LAGI KOTA BEKASI  JADI MEGAPOLITAN
(TOLONG dibaca metropolitan dalam skala lebih besar, bukannya kota milik tokoh salah satu pimpinan partai politik)

Bekasi, dobeldobel.co.cc
Masuknya sebuah developer raksa sekelas Summarecon bisa jadi sebuah berita baik bagi perkembangan kota Bekasi dan juga bisa sebagai tanda Kota Bekasi menjadi kota besar metropolitan baru di wilayah Jawa Barat.


Semenjak pencanangan akan diadakannya 32 titik wisata kuliner di wilayah Kota Bekasi oleh Walikota Bekasi Mochtar Mohamad beberapa bulan yang lalu maka terbukalah keran bagi para investor mulai dari strata terendah hingga para investor yang memiliki modal mega bisnis. Peluang membuka usaha bidang wisata kuliner disikapi sebagai satu cara untuk membangun Kota Bekasi dengan mengajak berbagai unsur lapisan masyarakat. Sudah bukan waktunya lagi membangun sebuah kota hanya dilimpahkan kepada pemerintahan daerah dengan mengandalkan APBD.

Pemda Kota Bekasi membuka peluang dan mengajak segala elemen masyarakat untuk membangun kota Bekasi dengan kebijakan yang terbuka. Ditambah dari terbitnya Undang-Undang tentang penghapusan Pajak Pertambahan Nilai atas beberapa jenis usaha yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi daerah.

Salah satu unit pelaksana teknis dinas, yakni Pusat Promosi Industri Perdagangan Koperasi & UKM yang telah menyambut bola yang dilemparkan oleh Walikota Bekasi Mochtar Mohamad berusaha mengejawantahkan wacana tersebut. Dalam konsep ide pemerintah daerah Kota Bekasi bahwa hanya dengan mendirikan usaha yang berbasis ekonomi kerakyatan seperti 32 titik wisata kuliner di setiap kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Sang Kepala UPTD, Yeyep Priyatna, mengungkapkan bahwa usaha Wisata Kuliner Bekasi di jalan depan Asrama Haji Jawa Barat, Kota Bekasi memang dibangun untuk merealisasikan konsep pemda.

"Meskipun masih jauh dari target yang diinginkan, Wisata Kuliner Bekasi di depan jalan Asrama Haji ini selalu dikembangkan dan diharapkan pula ada investor yang mau bekerjasama dengan instansi kami untuk beberapa tahun pengembangan ke depan," papar lelaki kelahiran bandung 23 Mei 1958 ini.

Ada 12 kecamatan di wilayah Kota Bekasi. Sebagai contoh Kecamatan Medan Satria yang memiliki Wisata Kulnier SentraBisnis Harapan Indah. Sayangnya area luas Sentra Bisnis Harapn Indah ini belum tertata rapih. Dan sepertinya manajemen pengelola dari developer juga tidk terlalu serius. Hal ini juga dirasakan oleh para pedagang di Wisata Kuliner Bekasi depan asrama haji Kota Bekasi. Meskipun mereka telah mendapatkan bantuan dari pemerintahan pusat berupa gerobak sebanyak 40 unit dari Departemen Perdagangan RI, namun untuk pembinaan serta maintenance bagi para pengusaha seolah terabaikan. Beruntungnya masih ada Dinas Pusat Promosi Industri Perdagangan Koperasi dan UKM yang turut pula ambil bagian menghidupkan wisata kuliner yang masih perlu mendapatkan suntikan bantuan infrastruktur agar kawasan ini bisa lebih ramai dan jadi ikon wisatanya Kota Bekasi. Semoga saja!

Sidik Rizal - dobeldobel.co.cc

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

GlestRadio-Bekasi

Iklan Display Bekasi

Google+ Followers

Iklan Baris Global

Distributor Madu & Propolis Murni