English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Dariyanto, S.Kom. Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019

Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Senin, 26 Juli 2010

Sambutlah Anak Indonesia

 DILEMA ANAK INDONESIA DAPATKAN PENDIDIKAN MEMADAI

Jakarta, www.dobeldobel.co.cc
Seandainya semua anak Indonesia mendapatkan peluang pendidikan sama besarnya dengan David Geovani, sang juara peraih medali emas Olimpiade Fisika, maka semakin besar pula bangsa ini jadi bangsa yang sangat besar di kemudian hari. Namun ternyata keseimbangan alam menentukan lain.


Di samping prestasi luar biasa anak berprestasi seperti David Geovani, masih ada saja anak-anak Indonesia yang mengalami peristiwa sedih dengan tak dapat peluang bersekolah atau kehilangan peluang karena ketiadaan biaya.

Bukannya masalah sistem pendidikan yang jadi masalah tapi lebih kepada bagaimana peluang pendidikan yang sama bagi seluruh anak Indonesia. Karena ketidakadilan atau penyimpangan sajalah yang memungkinkan hilangnya peluang bagi anak Indonesia untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Jika ada peluang yang besar maka prestasi pun akan semakin mudah dituai oleh anak Indonesia.

Pemerintah pun tak kurang-kurangnya memberikan porsi yang lebih dan khusus untuk keberlangsungan pendidikan generasi mendatang dengan beragam bantuan serta alokasi hingga triliunan rupiah buat dana pendidikan anak Indonesia. Tapi masih saja sering terjadi kebocoran dan korupsi maupun penyelewengan bantuan pemerintah yang seharusnya sampai ke tangan anak-anak masa depan kita.

Kini tinggal bagaimana kita mau memperjuangkan kepentingan generasi mendatang yang tanggung jawabnya ada di tangan kita.

Berita terkait dengan tema tulisan di atas kami sajikan sebagai berikut.

David Geovani, Jawara Fisika
dari SMAK Penabur Gading Serpong

Selasa, 27 Juli 2010 05:08 WIB
Tangerang (ANTARA News) - Sederet prestasi di bidang sains internasional telah diraih David Geovani, siswa SMAK Penabur Gading Serpong (PGS), Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten.

Kepala Sekolah SMAK PGS, Etiwati di Tangerang, Senin, mengatakan, David setidaknya sudah mengantongi tiga medali dalam berbagai olimpiade fisika tingkat Asia dan dunia.

Prestasi David yang kini tercatat sebagai salah satu siswa kelas khusus SMAK PGS ini sudah mulai terlihat sejak ia masih di kelas 10, katanya.

Menurut Etiwati, kelas khusus yang menampung para siswa dengan kemampuan lebih ini telah ikut membantu mengasah kemampuan lebih David sehingga berhasil meraih tiga medali di ajang olimpiade fisika.

Dia sebenarnya berasal dari Pontianak namun kemudian hijrah ke SMAK PGS. "Untuk tempat tinggal, dia menempati asrama yang disediakan oleh sekolah," katanya.

Setelah pindah ke SMAK PGS, kemampuan akademik David pun semakin terasah. Peningkatan prestasinya semakin tampak ketika ia meraih medali perunggu pada ajang "International Zhautykov Olympiad" (IZhO) di Almaty, Kazakhstan, Januari 2009.

David terus mengukir prestasi. Di ajang Olimpiade Fisika tingkat Asia (APhO) ke-11 di Taipei, Taiwan, pada Mei 2010, dia berhasil meraih medali perak.

Di ajang Olimpiade Fisika Internasional (IPhO) ke-41 yang diselenggarakan di Zagreb, Kroasia (17-25 Juli 2010), David berhasil membawa pulang medali emas bersama tiga siswa Indonesia lainnya.

Ketiganya adalah Christian George Emor (SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon Sulawesi Utara), Kevin Soedyatmiko (SMAN 12 Jakarta) dan Muhammad Sohibul Maromi (SMAN 1 Pamekasan Madura).

Seorang siswa lainnya, Ahmad Ataka Awwalur Rizqi dari SMAN 1 Yogyakarta, mendapat medali perak di IPhO ke-41 itu.
(ANT222/K004) COPYRIGHT © 2010

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

GlestRadio-Bekasi

Iklan Display Bekasi

Google+ Followers

Iklan Baris Global

Distributor Madu & Propolis Murni