English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Dariyanto, S.Kom. Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019

Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Selasa, 08 November 2011

Mantan Aktor Film Laga Terseret Kasus Penipuan


Nilainya Mencapai Puluhan Miliar

BEKASI SELATAN – Aktor film laga kawakan era 80-an, Edi Chaniago (46), menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Kota Bekasi atas dugaan kasus penipuan mencapai puluhan miliar rupiah, Senin (7/11).

Edi Chaniago ditangkap petugas di sebuah kontrakan di kawasan Kranji, Bekasi Barat. Berdasarkan laporan salah satu korbannya, Sri Lestari (30), warga Jalan Bangka No.4, Perumnas 3, Kelurahan Arenjaya, Bekasi Timur ke Polresta Bekasi Kota bulan lalu.


Sri menjelaskan, modus penipuan yang selama ini dilakukan pelaku yaitu dengan pura-pura meminjam uang untuk biaya pengobatan istrinya Irma Janti. “Alasannya, istrinya sedang sakit parah dan mengalami pendarahan di rawat di Rumah Sakit di Singapura,” katanya.

Menurut dia, pelaku menjanjikan akan mengembalikan pinjaman tersebut, setelah apartemen warisan orangtua pelaku senilai Rp1,8 triliun laku terjual.

“Saya sampai meminjam uang di Bank dengan menggadaikan SK pensiun orang tuanya, sebagai guru SD di Perumnas 3 serta sertifikat rumah dengan total mencapai Rp300 juta lebih,” ujarnya.

Dikatakan dia, iming-iming yang diberikan oleh eks bintang film Majapahit tersebut membuat dia percaya, apalagi latar belakang pelaku merupakan artis.

Ia mengaku, pelaku mengancam tidak akan mengembalikan uang yang telah dipinjam. Jika para korban melaporkan kejadian tersebut ke aparat terkait dan media massa.

Beberapa korban kata dia, kenal dengan pelaku melalui perantara korban lainnya. “Saya kenal dengan Edi melalui M. Taher yang juga salah satu korban dari Edi,” katanya.

Tak kunjung mendapatkan ganti uang pinjaman tersebut, akhirnya dia melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bekasi Kota. “Saya selalu berkomunikasi dengan para korban,” katanya.

Sementara itu, korban lainnya Yanti (39) asal Tangerang, mengaku menyetorkan uangnya kepada pelaku hingga mencapai Rp.100 juta lebih. “Uang saya dapat dari meminjam ke Bank dengan jaminan suami saya yang juga anggota TNI AD,” ketusnya.

Total kerugian dari enam orang korban Edi sudah mencapai Rp2 miliar lebih. Mereka juga menunjukkan bukti transfer melalui rekening bank milik istri pelaku serta uang tunai disertai tanda bukti kwitansi pembayaran.

Korban penipuan oleh Edi, terus berdatangan ke PN Kota Bekasi, beberapa diantaranya dari Cirebon, Tangerang dan Jakarta.

Sayangnya dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim PN Kota Bekasi, tidak bisa hadir, sehingga sidang ditunda pada Senin (14/11) pekan depan. Jaksa penuntut umum (JPU) M Rohman belum bisa memberikan komentar terkait kasus tersebut.

Sementara itu, pelaku Edi Chainago usai keluar dari ruang sidang enggan menjawab pertanyaan wartawan. “Nanti saja saya ceritakan,” cetusnya dia sambil menutupi wajah saat menuju ruang tahanan Kejaksaan.

Sumber: Radar bekasi (cr 44)

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

GlestRadio-Bekasi

Iklan Display Bekasi

Google+ Followers

Iklan Baris Global

Distributor Madu & Propolis Murni