English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Korupsi jangan dijadikan budaya! Pilih pemimpin yang cinta rakyat, bukan cinta kekuasaan! Bagian Iklan Hubungi (021)27101381 - 081385386583


Dariyanto, S.Kom. Anggota DPRD Kota Bekasi 2014-2019

Informasi tentang kandidat caleg, pemilukada & pilpres Indonesia

Rabu, 05 Maret 2014

H. Murtiman. SH.,MM., Caleg Demokrat si Pemberi Peluang Kerja

Rubah Paradigma Masyarakat Kota Jadi Wirausaha Kreatif

Seperti halnya kebiasaan umum di kota Bekasi, sebagai kota penyangga metropolitan DKI Jakarta, Kota Bekasi menjadi sebuah kota urban yang jadi pilihan bagi mereka yang bekerja di wilayah ibukota maupun kabupaten sekitarnya seperti Kabupaten Bekasi dan Kota Depok. Wilayah Kota Bekasi memang semakin hari semakin memperlihatkan hal itu.

Sayangnya kebijakan eksekutif dalam hal ini pemerintahan kota Bekasi tidak memberikan dukungan berupa produk peraturan dan perlindungan hukum yang tepat buat sebagian warga Bekasi baik yang tinggal di komplek perumahan yang kian marak didirikan maupun yang tinggal di beberapa daerah yang masih dalam kondisi asli perkampungan.


Bentuk demografi penduduk Kota Bekasi yang berulang tahun 10 Maret lalu ini memang menjadi masala utama bagi pemerintah untuk menentukan kebijakan, itulah sebabnya seorang calon wakil rakyat jika mereka duduk di kursi dewan harus cerdas mengetahuinya dan bagaimana memberikan solusi buat warga masyarakat di kota Bekasi, terutama dalam hal meningkatkan taraf ekonomi melalui lapangan kerja ataupun semangat kewirausahaan yang bernuansa usaha kreatif, karena sumber daya alam di kota Bekasi tidak berlebih seperti halnya kabupaten Bekasi.


Adalah H.Murtiman, SH.MM., yang mencalonkan diri menjadi anggota dewan di DPRD Kota Bekasi dari dapil Bekasi V,  kecamatan Bekasi Barat dan Medan Satria, menjawab beberapa pertanyaan tentang kota Bekasi saat wawancaar di kediamannya di bilangan Pisangan, Penggilingan, Cakung Jakarta Timur, dan juga pada pertemuan berikutnya di rumah besarnya di Bintara Jaya, Bekasi Barat, pada akhir Februari lalu (27/02/2014).

Menurut pak Haji Murtiman, dosen di beberapa kampus swasta terkenal di Jakarta ini, permasalahan di kota Bekasi adalah bagaimana pemerintah bisa merubah mindset warganya yang masih berharap dari kerja di perkantoran atau pabrik yang banyak terdapat di kawasan sekitar Kota Bekasi. Padahal peluang usaha kreatif seperti usaha kuliner, ataupun usaha lainnya bisa menjadi potensi yang sangat besar bagi warga di Kota Bekasi, yang kini bertransformasi menjadi kota wisata pilihan bagi warga Kota Jakarta, tanpa harus pergi ke puncak di Jawa Barat, seperti Bandung ataupun Bogor.


Sebagai pilihan tujuan wisata keluarga di akhir pekan, Kota Bekasi mempunyai potensi di beberapa spot, seperti beberapa komplek perumahan yang dibangun oleh developer bertaraf nasional maupun internasional yang mulai melirik Kota Bekasi sebagai pilihan investasi.

Itulah sebabnya mengapa potensi usaha kreatif sebagai ciri khas budaya Bekasi (dari bentuknya yang kabupaten Bekasi dulu hingga jadi kotif, kotamadya dan kini kota) masih belum digali secara optimal oleh pemdakot dan masyarakat masih belum mau menjadikannya sebagai lahan ekonomi yang pantas untuk mensejahterakan keluarga.

H.Murtiman menegaskan, "Taruhlah misalnya ada sebuah keluarga di kota Bekasi yang tinggal perkampungannya, mampu membuat usaha kuliner dari singkong atau ubi kayu dengan meningkatka nilai tambahnya," papar lelaki yang telah 30-an tahun menjadi birokrat kantor dinas di lingkungan Departemen Ketenagakerjaan RI ini.

"Jika singkong satu kilo seharga tujuh ribu perak, kemudian diolah jadi singkong goreng atau singkong rebus untuk dijual usaha dagangan keliling mungkin hanya bisa menghasilkan limabelas ribu perak saja. Coba jika sekilogram singkong tadi diolah jadi tepung tapioka, kemudian jadi donat singkong, maka setiap kilo donat olahan panganan dari singkong ini bisa punya harga sebesar tigapuluh lima ribu. Bisa dibayangkan berapa keuntungannya, bukan?"

Calon wakil rakyat (cawara) dari partai bintang mercy ini memang harus bekerja keras untuk bisa meraih dukungan publik agar dia bisa memperjuangkan kepentingan warga masyarakat Kota Bekasi, apalagi dengan pengalamannya selama tiga dekade telah membuktikannya sebagai seorang birokrat yang peduli kepada warga yang tinggal di dekat  rumahnya, baik yang di Jakarta Timur maupun kawasan Bintara, Bekasi Barat.

Sebagai dosen di beberapa mata kuliah seperti kewirausahaan dan ketenagakerjaan serta hubungan industri  ini, H.Murtiman mempunyai harapan kuat agar bisa membangun Kota bekasi melalui jalur produk hukum dalam bentuk legislasi yang bisa memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga masyarakat Kota Bekasi untuk meningkatkan taraf ekonomi mereka tidak saja melalui jalur kesempatan kerja tapi juga membangun mindset dengan menularkan virus semangat kewirausahaan. Hal inilah yang sering dilakukannya kepada beberapa mahasiswanya di kampus.

perkara merubah cara dan pola pikir masyarakat memang bukan hal yang gampang, namun dirinya percaya dengan duduk di dewan perwakilan rakyat daerah, dia bisa memperjuangkannya secara maksimal dengan segala upaya agar kebijakan eksekutif dalam hal ini instansi terkait dengan pemerintah pusat bisa dilakukannya mengingat segala akses yang sudah dimilikinya dan juga ilmu pengetahuannya selama ini yang dilihatnya belum banyak teraplikasikan di pemdakot Bekasi.

"Karakter orang bekasi, itu hampir tak beda jauh dengan warga asli betawi, yang punya cara mencari nafkah tak jauh-jauh dari jual tanah atau buka kontrakan sekian pintu buat para pendatang kaum urban." jelasnya kembali.

Tipikalnya orang Bekasi yang notabene tidak semuanya mempunyai lahan luas namun mereka biasanya punya tanah sedikit saja, jika dalam keadaan kepepet langsung menjual tanahnya untuk warga pendatang, atau developer tanpa mempertimbangakan masa depan keluarga mereka. "Masih bagus mereka yang mendirikan kontrakan kecil dan sederhana beberapa pintu, yang kian menjamur di beberapa wilayah perkampungan di sekeliling komplek perumahan Kota Bekasi, namun ada hal lain yang jauh lebih murah serta meningkatkan kreativitas usaha mereka tanpa harus tersingkir dari tanah kelahiran mereka, bukan?" tanyanya beretorika kepada wartawan mediareportase.com.

Pada intinya sebagai caleg bernomor tujuh ini, H.Murtiman bisa mentransfer pengetahuan dan merubah pola pikir warga Bekasi untuk bisa meningktakan taraf hidup mereka menjadi lebih baik dan tidak tergantung kepada pabrik atau tempat kerja seperti mall dan ruko-ruko yang kian marak di kota yang kini semakin cantik saja.

Kita lihat apakah H.Murtiman mampu mendapatkan dukungan suara dari para konstituennya dengan cara komunikasi yang sedang dilakukannya itu?

SidikRizal, mediareportase.com

Biodata Caleg
Partai No.7 DEMOKRAT
Caleg No.7 Dapil 5
Medan Satria - Bekasi Barat

Nama Lengkap : H. MURTIMAN, SH.MM
N.I.K. : 954030403540368
Tempat/Tgl Lahir : SRAGEN / 04-03-1954
jenis Kelamin :    Lelaki
Agama : ISLAM
Status : KAWIN
Nama Istri : Hj. KARWATI, S.Pd
Jumlah Anak : 3

Alamat lengkap :
JL. PISANGAN NO.31
RT.003 RW.011
KEL. PENGGILINGAN
Kec. CAKUNG
Kotamadya JAKARTA TIMUR
Provinsi DKI JAKARTA

Pendidikan Terakhir : S2
Pekerjaan : PENSIUNAN

No. Telepon : 0816.1842.564

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

GlestRadio-Bekasi

Iklan Display Bekasi

Google+ Followers

Iklan Baris Global

Distributor Madu & Propolis Murni